0
Dikirim pada 08 Agustus 2012 di Khutbah

Cerita I; (Surah 1 – 10)



Aku membaca Al-Qur’an dimulai dengan PEMBUKAAN. Kebetulan waktu itu

tetanggaku sedang memotong SAPI BETINA untuk KELUARGA IMRAN yang punya

anak wanita bernama AN NISA. Ia lapar makan HIDANGAN, sisanya ia

berikan untuk BINATANG TERNAK yang berkandang di TEMPAT-TEMPAT YANG

TINGGI, di sana dibagikan HARTA RAMPASAN PERANG yang dilakukan setelah

TAUBAT seperti taubatnya YUNUS



Cerita II; (Surah 11 – 20)

HUD dan YUSUF disambar selamat dari sambaran PETIR sementara itu IBRAHIM sedang berada di

PEGUNUNGAN HIJR tempat dimana LEBAH memulai PERJALANAN MALAM menuju ke

GUA tempat bersembunyinya MARYAM dan TOHA.



Cerita III; (Surah 21 – 30)

PARA NABI pergi HAJI diikuti oleh ORANG-ORANG BERIMAN berpakain putih

- putih sehingga laksana CAHAYA yang menjadi PEMBEDA ANTARA YANG BENAR

DAN BATHIL seperti ceritanya PARA PENYAIR tentang SEMUT dalam buku

KISAH -KISAH dan juga tentang LABA-LABA yang menyerang BANGSA ROMAWI.



Cerita IV; (Surah 31 – 40)

LUKMAN tidak berSUJUD di kaki GOLONGAN YANG BERSEKUTU dengan KAUM

SABA’ yang tidak beriman kepada Yang Maha PENCIPTA. Sementara itu

YASIN menyiapkan orang YANG BERSHAF - SHAF membentuk huruf SHOD dengan

ROMBONGAN - ROMBONGAN untuk memohon kepada YANG PENGAMPUN dari

kesalahan.



Cerita V; (Surah 41 - 50)

YANG DIJELASKAN dalam MUSYAWARAH itu tentang hukum PERHIASAN bukan

tentang KABUT membawa orang YANG BERLUTUT di BUKIT - BUKIT PASIR, saat

MUHAMMAD mendapat KEMENANGAN ditandai dengan KAMAR - KAMAR bertuliskan

huruf QOF.



Cerita VI; (Surah 51 – 60)

ANGIN YANG MENERBANGKAN menghembus ke BUKIT saat BINTANG dan BULAN

bersinar sebagai bukti kuasa YANG MAHA PEMURAH yang akan mendatangkan

HARI KIAMAT menghancurkan BESI pada saat WANITA YANG MENGAJUKAN

GUGATAN mengalami PENGUSIRAN sebagaimana menimpa PEREMPUAN YANG DIUJI.



Cerita VII; (Surah 61 – 70)

BARISAN orang beriman pada HARI JUM’AT berbeda dengan ORANG - ORANG

MUNAFIK saat HARI DITAMPAKAN KESALAHAN - KESALAHAN orang yang suka

TALAK dalam pernikahan dan Allah MENGHARAMKAN pelimpahan KERAJAAN

secara tertulis dengan PENA pada HARI KIAMAT yang tidak ada lagi

TEMPAT - TEMPAT NAIK bagi amal sholih.



Cerita VIII; (Surah 71 – 80)

NUH diganggu mengusir JIN saat ORANG YANG BERSELIMUT dan ORANG YANG BERKEMUL

tertidur pulas tidak menyadari datangnya KIAMAT ketika MANUSIA

didatangkan MALAIKAT YANG DIUTUS menyampaikan BERITA BESAR tentang

kematian yang dibawa MALAIKAT - MALAIKAT YANG MENCABUT nyawa sedangkan

IA BERMUKA MASAM.



Cerita IX; (Surah 81 – 90)

Gempa MENGGULUNG bumi hingga TERBELAH dan ORANG-ORANG YANG CURANG pun

ikut TERBELAH hancur lebur menjadi GUGUSAN BINTANG diantaranya bintang

YANG DATANG DI MALAM HARI atas kuasa YANG PALING TINGGI pada HARI

PEMBALASAN tidak akan muncul FAJAR di NEGERI manapun.



Cerita X; (Surah 91 – 99)

MATAHARI tenggelam saat MALAM tiba hingga datang WAKTU DHUHA Allah

MELAPANGKAN rizki dan menumbuhkan BUAH TIN untuk manusia yang berasal

dari SEGUMPAL DARAH tanpa KEMULIAAN sedikit pun sebagai BUKTI akan

terjadi KEGONCANGAN dunia.



Cerita XI; (Surah 100 – 114)

KUDA PERANG YANG BERLARI KENCANG pada HARI KIAMAT tidak lagi untuk

BERMEGAH - MEGAHAN pada MASA itu si PENGUMPAT diinjak - injak GAJAH

milik SUKU QURAISY tanpa menyisakan BARANG - BARANG YANG BERGUNA

sedikit pun, apalagi NI’MAT YANG BANYAK semuanya pergi dari

ORANG-ORANG KAFIR tanpa mendapat PERTOLONGAN dari GEJOLAK API yang

membakar karena tidak MEMURNIKAN KEESAAN ALLAH yang sejak WAKTU SUBUH

semua MANUSIA telah melaksanakannya.



Dikirim pada 08 Agustus 2012 di Khutbah
comments powered by Disqus
Profile

“ Haji/Hajjah Ainul Wafa ini masih belum mau dikenal orang, mungkin masih malu. “ More About me

Anda Pengunjung ke
Sekarang Tanggal
Tausiyah Online
Sekarang Jam
Asmaul Husna
Salam
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 66.664 kali


connect with ABATASA